KantorBerita.id- Jakarta.

 

Menjadi anak rantau di Jakarta menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Bona Pasogit, sebuah wilayah di Kabupaten Toba Samosir. Bagaimana tidak, mereka berkumpul dan mendirikan sebuah lembaga yang diberi nama Ikatan Muda-mudi Habinsaran, Borbor, dan Nassau atau disingkat Habornas, dengan lembaga tersebut anak-anak rantau dari Kabupaten Toba Samosir ini berkomitment membangun kampung halamannya, tempat dimana mereka dilahirkan.

Hal tersebut terungkap dalam seminar yang bertema “Penguatan jaringan kerjasama antara anak rantau dan pemerintah daerah dalam membangun Habinsaran, Borbor, dan Nassau di Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara pada Sabtu (26/3/16) di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia UKI.

Rencana tersebut disambut baik oleh Darwin Siagian Bupati Toba Samosir yang hadir sebagai pembicara utama dalam seminar tersebut.

“Bagaimana kita membangun desa di Habornas, dan nanti akan kita buat kerjasama dengan adik-adik ikatan Habornas di Jakarta. Banyak hal sebenarnya yang bisa kita lakukan, namun nanti bentuk kerjasamanya kita buat, yang pasti pemerintah kabupaten kota samosir siap bekerjasama dengan ikatan muda-mudi Habornas yang ada di Jakarta,” ujar Darwin Siagian Bupati Toba Samosir.

Banyak hal yang dibahas dan direncakan untuk membangun tanah kelahiran mereka di Habornas Toba Samosir, namun begitu ada beberapa langkah prioritas seperti pembangunan infrastruktur dan SDM yang menjadi fokus utamanya.

“Yang pasti adalah masalah pembangunan desa, kemudian yang kedua adalah masalah sumber daya manusia, kita ingin meningkatkan anak-anak di Habornas itu supaya dia bisa jadi seperti kakaknya mahasiswa di Jakarta, jadi kita harus meningkatkan SDM mereka dari SD, SMP sampai SMA,” tambah Darwin Siagian.

Seminar ini dibuat untuk membangun kerangka konsep apa saja yang menjadi skala prioritas dan realistis untuk bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Hal tersebut diungkapkan Gerhat Siagian, selaku ketua panitia seminar tersebut.

“Kedepannya kita akan membuat kegiatan yang sifatnya nyata di daerah untuk penyuluhan, karena seminar ini sifatnya wacana, dan kedepannya harus dilakukan aplikasi baik pemerintah, masyarakat,” ujar Girhat.

Habornas didirikan atas rasa kesamaan nasib, sebagai sesama anak rantau di Jakarta, dan memiliki kesamaan komitmen untuk membangun desa dan tanah kelahirannya, agar pembangunan didesa bisa dicicipi dan dinikmati oleh masyarakat Habornas Toba Samosir.

“Habornas berdiri pada satu setahun tahun yang lalu, yang terkonsep pada pembangunan internal disini dan pada pembangunan di daerah,” Pungkasnya. Aka MFC / KantorBerita.id/ Mewartakan //

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here