Bupati Halsel Imbau Warga Partisipatif Jaga Kerukunan

2
240785

KantorBerita.id, Maluku Utara – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Halmahera Selatan menggelar pertemuan tokoh lintas agama di aula kantor bupati, Sabtu (10/02/2018). Pertemuan tersebut dihadiri pula Bupati Bahrain Kasuba. Kedatangan Bupati disambut tarian Cakalele.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar FKUB tersebut. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat semakin mengeratkan hubungan umat beragama di Halsel.

“Di tengah-tengah semangat membangun daerah ini, dengan program yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yaitu Dasa Cita dengan 10 Bisa, sangat sinkron dengan aktivitas umat beragama yaitu Bisa Berkah dalam bentuk Pelaksanaan Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai (PABN), Pembinaan Masyarakat Berbasis Nilai (PMBN), dan Pembinaan Siswa Berbasis Nilai (PSBN). Ini akan menjadi agenda penting di Halsel,” tuturnya.

Bupati menambahkan, untuk menjaga kedamaian, ketenteraman dan kerukunan, masyarakat bisa ikut serta berpartisipasi. Salah satu caranya adalah dengan memberikan informasi ke pihak berwenang jika ada aliran yang mengganggu dan adanya kelompok yang dapat memprovokasi kerukunan antar umat. “Tentunya dengan tidak menggunakan kekerasan dalam menghadapi berbagai masalah di daerah ini,” imbuhnya.

Bupati berjanji, pemerintah kabupaten akan menyediakan fasilitas ibadah yang representatif untuk kebutuhan umat beragama di Halsel.

“Agar kebersamaan tetap terjaga pemerintah daerah juga siap menyediakan fasilitas, khususnya tempat ibadah untuk menunjang pembangunan di Halsel,” sambungnya.

Orang nomor satu di Pemkab Halsel ini juga mengimbau agar umat beragama tak terusik dengan urusan politik. Ia menyatakan, masyarakat lebih dibutuhkan dalam sinergi dengan pemerintah agar satu tahun masa pembangunan ini dapat tercapai sesuai dengan harapan kita bersama.

“Mari kita menyatukan persepsi dalam membangun daerah pada berbagai aspek dengan Dasa Cita sebagai dasar untuk dapat membangun Halsel yang lebih maju ke depannya,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Adnan Wahid dalam laporannya menyampaikan tujuan diadakan kegiatan FKUB tersebut adalah untuk menjaga silaturahmi dan kerukunan lintas agama dengan mempertemukan para tokoh.

“FKUB merupakan forum untuk menjaga kegiatan pemerintah secara nasional sebagai penyejuk dengan berada pada posisi dimana pemerintah daerah, maka disitu ada FKUB,” tandasnya. Kegiatab tersebut juga turut dihadiri ketua dan anggota FKUB, pimpinan SKPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here