KantorBerita.id, Maluku Utara- Guna membangun kesadaran masyarakat di Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk menghindari serta mencegah penyakit HIV/AIDS, Mahasiswa kelas pegawai Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) , yang melaksanakan Kulia Kerja Sosial (KKS), melakukan sosialisasi tentang HIV-AIDS ditingkat remaja.

Sosialisasi tersebut dipusatkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Kota Ternate, pada Sabtu (8/4/2017)

Ketua Kelompok KKS Mahasiswa UMMU, Ajuar Pra Putra, mengatakan, sosialisasi yang dilakukan mahasiswa UMMU bagian dari memberikan pemahaman khususnya kepada remaja dan masyarakat pada umumnya atas penyakit HIV/AIDS.

“Kenapa dipilih ditingkat remaja, karena akhir-akhir ini fenomena kenakalan remaja  semakin luas, dan kenekalan remaja merupakan masalah yang kompleks kerap terjadi diberbagai kota di Indonesia,” kata Ajuar saat konfrensi pers, pada Jumat (7/4/2017), yang didampingi tiga anggota KKS, yakni, Siti Nurhayati, Warda dan Mansur.

Selain itu lanjut dia, pihaknya melakukan sosialisai karena sejalan dengan perkembangan globalisasi dan teknologi informasin yang semakin mudah diakses serta gaya hidup moderen, sehingga lebih mempermudah gaya hidup para remaja untuk mengetahui berbagai informasi.

“Dengan melihat kondisi remaja, serta peningkatan kasus HIV-AIDS yang ada, maka kami bersama melaksanakan giat sosialisasi ini guna mencegah terjadinya HIV-AIDS, dikalangan remaja, maupun diseluruh masyarakat,” katanya.

Sementara, pendampingan sosialisasi juga dilibtkan pihak Puskesmas di tiga Kelurahan yakni Kelurahan Siko, Kelurahan Sulamadaha, serta KPA Kota Ternate.

Dilain sisi, salah satu Anggota KKS, Siti Nurhayati juga bekerja di puskesma Desa Gande Suli Halmahera Selatan, Provinsi Malut, menjelaskan, melihat kondisi remaja di Indonesia saat ini dapat digambarkan salah satunya yaitu pernikahan diusia remaja yang mengakibatkan angka kehamilan semakin tinggi,

“Sementara aborsi dari 2,4 juta, rata-rata 700 sampai 800 dari kalangan remaja, sementara HIV-AIDS, dari 1283 kasus, diperkirakan 52 ribu terinfeksi, dan 75 persen itu berada pada remaja.  Sehingga sosialisasi ini difokuskan pada remaja,” pungkasnya.

Dalam Sosialisasi tersebut, para mahasiswa juga merencanakan melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS KPA Provinsi Malut dan LSM Rorano sebagi nara sumber. (dy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here