KantorBerita.id-Jakarta.

Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E., memimpin apel kesiapsiagaan Brigade Pendarat (Brigrat) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Korps Marinir, selasa (5/4) di Bhumi Marinir Cilandak Jakarta Selatan.

 

Sebanyak 2.748 prajurit marinir berpakaian PDLT (Pakaian Dinas Lapangan Tempur) lengkap dan berbagai macam material tempur Korps Marinir antara lain Roket RM 70 Grad, Tankfib BMP-3 F, Ranratfib LVT-7 dan BTR 50, Meriam Howitzer 102 mm, Tank PT 76 dan BVP-2, Komunikasi Mobile (Komob), serta Sea Rider dilibatkan dalam apel tersebut.

 

Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E. dalam amanatnya menjelaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek kesiapan personel dan material pasukan BTP-1 Marinir dalam rangka mendukung PPRC TNI, BTP-2 Marinir untuk mendukung OPSGAB TNI, Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB), Satuan Mekanis dan Satuan Pengamanan Ibukota Jakarta.

 

Lebih lanjut, Denkormar setelah mengecek masing-masing unsur dari setiap satuan menegaskan, “Dengan gelar kekuatan pasukan dan material tempur tersebut, Satgas dapat bekerja secara optimal dan maksimal untuk menutup setiap celah kelemahan, sehingga dapat mencegah ancaman sekecil apapun,” ujarnya dengan tegas.

 

“Selain itu, momen apel gelar pasukan ini juga dimanfaatkan untuk mengecek secara langsung kondisi dan keadaan semua perangkat kesiapan yang dibutuhkan untuk tugas pengamanan sesuai kepentingan di lapangan, sehingga dapat dipastikan bahwa personel, material dan alutsista serta pendukung lainnya yang digelar secara kuantitas dan kualitas benar-benar telah siap untuk dioperasionalkan,” jelasnya.

P_20160405_130057

Cut Dewi/ KantorBerita.id/mewartakan//

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here