Dilema Bahrain Kasuba: Antara AGK Atau MK

26
185075
Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba

KantorBerita.id, Maluku Utara – Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba tampaknya tak lagi mau terang-terangan menunjukkan sikap politiknya dalam helatan Pemilihan Gubernur 2018. Jika sebelumnya ia tegas berpihak pada pasangan Abdul Gani Kasuba-M. Al Yasin Ali (AGK-YA) dengan menghadiri dan tampil di panggung dalam deklarasi paket tersebut, Bahrain kini memilih bersikap lebih netral.

Saat ditemui awak media usai deklarasi Tolak Politik Uang dan SARA yang digagas Panitia Pengawas Pemilu, Bahrain menyatakan dirinya merupakan seorang pembina politik di Halsel. “AGK, MK, AHM, dan Bur, saya kira itu urusan tim masing-masing untuk memenangkannya,” ujarnya, Rabu (14/02/2018).

Mantan Ketua DPRD Halsel itu menegaskan, dukungan terhadap salah satu kandidat merupakan hak pribadinya. Karena itu, ia memilih tak mempublikasikannya. “Saya kira itu hak pribadi yang tidak bisa diketahui teman-teman media. Nanti diikuti saja perkembangannya bagaimana,” katanya.

Kehadiran Bahrain dalam deklarasi AGK-YA Januari lalu memang sempat menimbulkan polemik. Pasalnya, Bahrain adalah seorang kader Partai Keadilan Sejahtera. Dalam Pilgub kali ini, PKS mengusung paket Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju) setelah sebelumnya mencabut dukungan untuk AGK. Di sisi lain, baik AGK maupun MK merupakan paman dan mentor politik Bahrain. Meski begitu, Bahrain sempat mengisyaratkan tetap loyal terhadap pemimpin, dalam hal ini adalah Gubernur Maluku Utara atau calon petahana AGK.

Sebagai kabupaten dengan jiwa pilih terbanyak di Malut, Halsel memang menjadi sasaran empuk para pemburu suara. Berbagai strategi politik dilakukan untuk mendapatkan suara maksimal di Bumi Saruma. Salah satunya adalah menjaga kesolidan tim pemenangan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan yang mengusung AGK-YA, Darwis Gorontalo, memastikan tim AGK-YA di basis Halsel tetap solid. Pernyataan ini menyusul adu statement yang terjadi antara kader PDIP Halsel Bambang Ibra dengan Bupati Bahrain sebelumnya.

“Tim AGK-YA di Halsel tetap solid. Memang hingga pleno penetapan pasangan calon kemarin belum sempat diadakan rapat-rapat tim. Jadi ini soal miskomunikasi saja,” tuturnya kepada KantorBerita.id.

Darwis menegaskan, hingga kini tim pemenangan di kabupaten/kota belum terbentuk. Tim baru akan dibentuk sebelum masa kampanye dimulai 16 Februari nanti.

“Yang sudah terbentuk baru tim provinsi, tadi malam. Jadi sudah diadakan rapat juga, baik dari pihak partai maupun relawan. Kabupaten/kota belum ya,” tandasnya. (iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here