Jakarta, kantoberita.id
Keragaman kebudayaan, adat istiadat serta pariwisatayang dimiliki Kabupateb Nias tidak kalah dengan daerah-lain di Indnesia sayagnya belum dietahui wisatawan manca negara mereka hanya mendengar tidak menyaksikan sendiri. Untuk itu secara rutin setiap dua tahun sekali pemerintah kabupaten Nias melakukan gelar seni budaya dan adat istiadat serta wisata Kepulauan Nias yang begitu mempesona.
Gelar seni budaya Nias yang di adakan di anjungan Sumatera Utara Taman Mini Indonesia Indah (09/04). Dalam acara tersebut selain di hadiri Bupati Nias Drs. Shokiatulo Laoli hadir berapa tamu undangan diantaranya dar kementrian Pariwisata,Kementrian Hukum dan Ham, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, dan beberapa ormas serta tokoh agama. Tak ketingalan Manager TMI, dan unsur mspidaKabupate Nias.
Alam kesempatan itu Bupati Nias Drs. Shukhiatulo Laoli kepada watawan mengatan, ” pagelaran seni budaya nias di adakan rutin setiap dua tahun sekali hal ini bertujuan untuk mempromosikan kebudayaan nias disamping adat istiadat yang sudah terkenal di manca negara tapi hanya dengar tidak melihat langsung macam-macam rasa senang ada juga sedih .
Melaluin pagelaran sedikitnya mereka bisa lihat dulu setelah lihat degan harapan para wisatawan dan investor tertarik untuk datang dan menanamkan invetasinya di Nias , karena untuk membangun proy pariwisata untuk standart untk membangun sekor pariwisata standar intetnasional membutuhkan dana sekitar Rp 700 milyar minimal dengan empat kabupaten satu kota . Nias merupakan satu kesatuan apabila datang kekepulauan Nias pasti datang ke Nias selatan dan lainya . Dalam membangn Khususnya infra stuktur, termasuk bandara Rp 300 milyar, di tahun 2015 sudah terealisir Rp 49 milyar tahun ini Rp 100 milyar dan kurang Rp 150 milyar dana tersebut dana dari Pemerintah pusat . Sudah ada mou dgn menteri , perhubungan dalam 2-3 tahun kedepan Nias sudah bisa di darati pesawat berbadan lebar .
Sebenarnya sudah ada investor asing yang ingin berinvestasi namun itu semua keputusan ada di tangan menteri perhubungan. apabila disetujui oleh menteri perhubungan saya selaku Bupati wellcome dan akan memudahkan investor dlam berinvestasi . Terlebih jika invesor berinvestasi di bidang energi karena kita sangat kekurangan energi listrik untuk itu kami janji akan mem fasilitasi lahan gratis tanpa harus membeli dan kpengurusan ijin tidak akan ada punguta-pungutan tentunya menurut paraturan dan ketentuan yang berlaku .
Kami juga janji akan di percepat proses perijinan jagan ragu untuk ber investasi di Kabupaten Nias. Kami sangat kekuranga energi listrik , saat ini hanya memiliki 26 00 MW sangat kekurangan apa bila mati 20 mw mati semua sehingga kami minta PLN untuk supli listrik namun tidak tau kenapa PLN susah sekali sudah tiga tahun belakanan ini kami memohon kepada PLN agar jangam padam listrik khususnya rumah sakit sudah dua mingg padam , kamarin saya perintahkanPLN tidak boleh mti listrik”. Tegasnya (dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here