Ibu Kandung Bocah Korban Pencabulan di Tidore Cari Keadilan

0
165649
Ilustrasi

KantorBerita.id, Maluku Utara – Kasus pencabulan yang menimpa bocah 4 tahun sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) yang dilakukan FL di Kelurahan Dokiri, Kecamatan Tidore Selatan kota Tidore Kepulauan.  Pelaku FL yang tercatat sebagai salah satu siswa SMA di Tidore .

Kejadian tersebut  pada  6 Juni dan di laporkan pada  8 Juni  2017 kemarin. Namun kasus tersebut hingga kini masih mengendap di meja Unit PPA Polres Tidore.

Ibu Kandung Korban sudah berupaya mencari keadilan dengan meminta pihak Polres Tidore Kepulauan segera memproses kasus tersebut, tetapi hingga masuk 2018 belum ada titik terang kasus tersebut.

“Kami dari orang tua Korban hanya mencari keadilan terhadap anak kami, namun kasus yang ditangani dari pihak PPA hingga memasuki tahun 2018 ini kenapa tidak dituntaskan” Ujar Ibu kandung korban kepada sejumlah wartawan, saat di temui di Joung Cafe, Rabu (10/01/2018) sambil bercucuran air mata.

Ibu korban menjelaskan, awalnya pihak polisi telah memanggil mereka untuk di mintai keterangan, tetapi pihak Polres beralasan kesus tersebut sulit diungkap.

“Pertama melakukan pemanggilan melalui via SMS dan telepon kepada kami, kamipun bersama korban datang untuk dimintai keterangan. Tapi PPA sendiri mengatakan bahwa mereka kesulitan mengungkap dengan alasan sulit mengajak korban berkomunikasi karena korban selalu mengalihkan pertanyaan yang kita ajukan,” tutur Ibu Korban mengutip perkataan Unit PPA Polres Tidore.

Penyidik Polres juga melayangkan panggilan kedua kepada korban untuk dimintai keterangan, sehingga Keluarga korban mendampingi korban datang ke Polres. Dihadapan penyidik, korban menceritakan kronologis kejadian pencabulan.

“Korban ceritakan kronologisnya bahwa pelaku bawa korban di rumah dan berikan uang untuk beli permen karet. Kemudian pelaku bawa korban ke kamar lalu membuka celana korban kemudian pelaku melakukan pencabulan,” jelasnya.

Polres kembali melayangkan surat panggilan pemeriksaan terakhir pada 12 Desember 2017. Dihapan penyidik korban juga memberikan penjelasan kronologis kejadian pencabulan.

“Anak kami juga mengatakan hal yang sama saat kejadian yang menimpanya. bahkan anak saya mencontohi di ruangannya seperti apa yang di lakukan FL kepadanya,” terangnya.

Polres Tidore juga mengamankan sejumlah barang bukti  yakni, hasil visum dari Rumah Sakit Dareh (RSD) Tidore, celana dalam korban serta pakaian korban. (Oi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here