Ini Deretan Fitur Facebook Selama 15 Tahun Kehadirannya

0
42960

Liputan6.com, Jakarta – Facebook pada Senin (4/2/2019), genap berusia 15 tahun sejak dirilis pada 4 Februari 2004.

Media sosial ini dibesut di sebuah kamar asrama kampus Harvard, oleh Mark Zuckerberg dan kawan-kawannya.

Belum semasif sekarang, Facebook saat itu hadir sebagai sarana komunikasi untuk mahasiwa kampus Harvard. Waktu itu fitur yang ditawarkan juga belum variatif seperti saat ini.

Lantas, bagaimana perjalanan Facebook hingga memiliki beragam fitur berguna seperti sekarang?

Melalui infografis yang diterima Tekno Liputan6.com dari Facebook, Facebook hadir dengan laman internet Thefacebook.com di tahun 2004. Saat itu Facebook menghubungkan mahasiswa universitas.

Kemudian pada 2005, Facebook memiliki fitur bernama The Wall. Fitur ini memberikan akses kepada pengguna untuk saling mengirimkan pesan ke dinding milik teman.

Kemudian, masih di tahun yang sama, Facebook memungkinkan orang bisa berbagi foto di platform sekaligus menandai orang lewat tag.

Facebook kian populer di kalangan mahasiswa. Oleh karenanya, pada 2006, media sosial ini mulai ada untuk semua orang. Semua orang di seluruh dunia bisa bergabung dan registrasi di situs ini.

Masih 2006, Facebook merilis fitur News Feed, yang memungkinkan orang melihat kabar terbaru yang diunggah teman-teman mereka ke jejaring sosial.

Di tahun 2007, Facebook merilis Page, mereka yang memiliki ketertarikan terhadap hal yang sama, bisa bergabung di Page Facebook. Untuk memudahkan komunikasi pengguna, Facebook merilis Chat di tahun 2008.

Senang memberi tanda Like di Facebook? Nah, fitur ini dihadirkan pada 2009. Selanjutnya di tahun 2010, Facebook merilis fitur Group. Membuat para pengguna bisa saling bergabung dalam komunitas mereka.

2 dari 3 halaman

Rilis Fitur Timeline

Kemudian [ada 2011, Facebook merilis Timeline, sehingga cerita yang dibagikan bisa dilihat berdasarkan urutan waktu.

Lanjut ke 2012, Facebook menghadirkan aplikasi Messenger, sehingga makin bisa menghubungkan banyak orang di dunia.

Masih di tahun yang sama, Instagram diakuisisi oleh Facebook. Platform inipun menjadi tempat untuk saling berbagi aktivitas dalam foto dan video singkat.

Saking banyaknya pengguna Facebook di seluruh dunia, pada 2012, jumlah pengguna Facebook mencapai angka 1 miliar user yang aktif tiap bulannya.

Pada 2013, Facebook merilis internet.org yang mampu menghubungkan dua per tiga dari populasi dunia yang saat itu belum terhubung dengan akses internet.

Bisnis Facebook kian menggurita, ini ditandai dengan akusisi berbagai perusahaan startup di tahun 2013. Antara lain adalah akuisisi aplikasi pesan WhatsApp dan pembesut perangkat VR Oculus.

Tidak hanya itu, Facebook juga merilis fitur bernama Safety Check. Fitur ini memungkinkan pengguna saling memberi kabar pada keluarga dan teman-teman di Facebook bahwa mereka dalam kondisi selamat setelah adanya suatu peristiwa atau bencana alam.

Pada 2015, demam siaran langsung mulai merambah internet. Facebook merilis Facebook Live, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk melakukan siaran dan ditonton oleh banyak orang di seluruh dunia.

3 dari 3 halaman

Facebook Reaction

Kemudian, pada 2016, Facebook merilis Reaction, yang merupakan emoji-emoji di samping tanda Likes.

Lewat emoji-emoji reaction ini, pengguna bisa lebih mengungkapkan perasaan mereka terkait sebuah unggahan.

Pada tahun yang sama Facebook juga mulai menghadirkan fitur toko alias Marketplace yang kini jadi tempat untuk memamerkan dagangan. Facebook juga merilis fitur Fundraisers, pengguna bisa mengumpulkan donasi bagi orang yang membutuhkan.

Kemudian, pada 2017, Facebook memiliki misi baru, yakni fokus pada membangun komunitas dan mendekatkan seluruh orang di dunia. Pada tahun ini juga, jumlah pengguna aktif Facebook mencapai 2 miliar user per bulan.

Facebook juga menghadirkan sebuah fitur video bernama Watch. Membuat penggunanya bisa menonton video dengan lebih mudah.

Pada 2018, Facebook menghadirkan fitur Portal, sebuah tempat untuk panggilan video lebih mudah.

Tahun 2018 bukanlah tahun yang mudah buat Facebook. Media sosial ini banyak dicerca karena masalah keamanan data, terutama setelah serangkaian kasus penyalahgunaan data oleh konsultan politik Cambridge Analytica.

Gara-gara hal ini, CEO Facebook Mark Zuckerberg sempat dipanggil oleh senat dan Congress di Amerika Serikat dan Inggris. Oleh karenanya, Facebook melakukan lebih banyak upaya untuk memastikan keamanan.

Salah satunya dilakukan dengan meningkatkan tim keamanan hingga 3 kali lipat. Facebook juga kian meneguhkan komitmennya untuk memerangi kabar yang misinformasi dan akun palsu.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Kantor Berita ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here