Wapres AS Serukan PBB Akui Juan Guaido Sebagai Pemimpin Venezuela

0
259114

Pada sidang Dewan Keamanan PBB yang diminta Amerika, Wakil Presiden Amerika Mike Pence mengatakan, “Walaupun lembaga internasional lainnya sudah bertindak, PBB dan Dewan Keamanan tidak mau bertindak.”

Kemudian ia menambahkan, ‘Tetapi sekarang bangsa-bangsa di hemisfir ini sudah berbicara, dan sudah waktunya bagi PBB mengakui presiden interim Venezuela Juan Guaido sebagai presiden sah negara itu dan mendudukkan wakilnya di lembaga ini. Lembaga ini seharusnya mencabut kredensi (surat-surat kepercayaan) wakil Venezuela untuk PBB, mengakui Presiden interim Juan Guaido dan mendudukkan wakil pemerintah rakyat Venezuela yang merdeka di lembaga ini tanpa buang-buang waktu’.

Pence mengatakan, Amerika sedang menyusun rancangan resolusi untuk diajukan kepada PBB agar mengakui keabsahan pemerintahan Juan Guaido dan mendesak masyarakat internasional mengakuinya. Mari dukung bangsa Venezuela yang sedang bangkit memulihkan kebebasan dan demokrasi, tambahnya. Namun, masih belum jelas apakah Amerika akan menyodorkan resolusi itu di Dewan Keamanan di mana Russia sudah pasti akan memvetonya atau di Majelis Umum di mana semua bangsa punyak hak suara.

Wakil Presiden Mike Pence menegaskan kembali Amerika terus melakukan tekanan diplomatik dan ekonomi untuk melahirkan peralihan damai menuju demokrasi di Venezuela, tetapi semua opsi tetap terbuka.

Di sisi lain, duta besar Venezuela Samuel Moncada mengemukakan pertanyaan ‘atas dasar hukum apa semua opsi tetap terbuka? Atas dasar hukum apa satu negara bisa mengancam satu negara lain dengan perang?.

Moncada mengulangi bahwa usaha Washington mengirim bantuan kemanusiaan ke negaranya adalah dalih untuk melakukan invasi militer dan berseru kepada Amerika untuk mencabut sanksi jika Amerika benar-benar peduli pada bangsa Venezuela.

Kami tidak meminta pemberian atau uang dari siapa pun, kami punya uang sendiri, kata Moncada. Tetapi, tambahnya, pemerintahan Trump menteror pelaku ekonomi, pedagang dan lembaga-lembaga internasional supaya tidak menjual jasa mereka kepada Venezuela. (al)

Kantor Berita ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here