Malut ‘Dikepung’ Bencana

0
32646

KantorBerita.id, Maluku Utara – Penghujung bulan suci Ramdahan atau jelang hari Raya Idul Fitri, provinsi Maluku Utara (Malut) ‘dikepung’ bencana banjir maupun longsor di sejumlah Kabupaten dan Kota di Malut.

Banjir dan longsor terjadi di sejumlah daerah di Malut disebabkan derasnya hujan pada Sabtu (17/06/2017) dini hari sekitar pukul 03:00 WIT hingga pukul 17.00 WIT. Data yang dicover kantorberita.id, wilayah yang menjadi sasaran banjir serta longsor yakni Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat.

Di wilayah Kota Ternate  banjir  dan longsor terjadi dibeberpa titik yakni banjir di Kecamatan Moti dan longsor di Kelurahan Tugulufa, Kecamatan Ternate Barat. Untuk di Kecamatan Moti banjir mengakibatkan rumah warga terendam air, sehingga warga mengalami kerugian lantaran barang elektronik berharga rusak.

Sementara di Kota Tidore Kepulaun, juga terjadi banjir dibeberapa kecamatan diantara Kecamatan Oba, tepatnya di Desa Koli, Desa Kosa, Desa Talaga Mori dan Tului. Banjir di wilayah ini setinggi dua meter, sehingga warga panik dan barang eloktronik tidak bisa diselamatkan. Meski begitu, tidak ada waga yang mengalami korban jiwa.

IMG-20170617-WA0007

Salah satu warga Desa Koli, Hasan Mahmud, saat di wawancarai mengatakan, banjir sering terjadi di dua Desa yakni, Desa Koli dan Kosa, karena kali Kailaka tersumbat sehingga air meluap keluar.

Lanjut Hasan, kali Kailaka sebenarnya sudah tanggul tetapi belum selesai, masih tersisa sekitar 1500 cm. “Jadi ini perlu di tindak lanjuti oleh Pemerinta Tikep.” tegasnya.

Sementara, salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Tidore Kepulauan, Hasan Ibrahim, yang berada di lokasi  banjir  mengatakan, ada sekitar kurang lebih 200 rumah warga di Desa Tului dan Talaga Mori yang tergenang air.

Sedangkan di Kabupaten Halmahera Barat, selain banjir, juga terjadi longsor di Kecamatan Jailolo Selatan, tepatnya di gunung Koma atau ruas jalan Jailolo-Sidangoli.

Longsor yang menutupi banda jalan di Kabupaten Halbar
Longsor yang menutupi banda jalan di Kabupaten Halbar

Warga Desa Bukunatiti, Aser, mengatakan, ruas jalan yang tertimbun lonsor di bersihkan warga. “Saya sama teman teman, wang membersihkan raung jalan ,”ujranya.

Ia menjelaskan, warga mengangkat  timbunan longsor dari  jalan sejak malam sekitar pukul, 02:30 WIT, sampai pukul, 07:00 WIT, sehingga mobil maupun kendaran lain bisa di lewati kendaraan.

Kepala Badan Penangulangan Bancana Daerah (BPBD) Halbar, Chalid Ismail, ketika dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut, sehingga BPBD Halbar bersama Dinas Pekerjaan Umum Halbar sudah melakukan pembersihan.

“Iya betul kami dari pihak BPBD Halbar melakukan pantauan, dan berkoordinasi dengan pihak PU dan BLH. Kami tidak memiliki alat berat, jadi mereka sudah mobilisasi alat untuk di lakukan pembersihan jalan yang  tertimbun longsor ,” tutupnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here