Menko Maritim Desak Gubernur Pantau Limba Perusahan Emas dan Nikel

1
164669
Menko Maritim RI Luhut Binsar Panjaitan, saat membirkan sambuta pembukan Widi Internasional Fhising Turnamen di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

KantorBerita.id, Maluku Utara – Maraknya penerbitan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dilirik Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Sebab, makin maraknya IUP perusahan, maka perusahan beroperasi  melakukan ekplorasi semakin banyak. Sehingga, dikhawatirkan limba perusahan  mencemari lingkugan.

Menko Maritim dalam sambutan pembukaan acara Widi International Fishing Tournament (WIFT) 2017 di Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (25/10/2017), dengan lantang mendesak Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, untuk memantau limba Perusahaan Emas dan Nikel.

“Kondisi laut dan udara di Maluku Utara sangat sehat, maka Gubernur sudah saya bilang segera memperhatikan kondisi pembuangan limba perusahaan emas dan nikel, jangan sampai dampaknya ke laut yang kaya dengan potensi ini”, tegas Menko Luhut

Menurutnya, laut di Maluku Utara harus dijaga dari bahaya pencemaran lingkungan serta limba perusahaan yang berakibat pencemaran udara. “Kalau daerah Jakarta mulai dari udara hingga laut sudah tercemar limba, jangan sampai Maluku Utara juga mengalami kondisi yang sama”, katanya.

Meski demikan, dalam kesempatan tersebut Luhut, mengaku bangga dengan kondisi alam Maluku Utara yang masih segar, terutama di daerah Halmahera Selatan. “Saya bangga dengan kondisi alam yang luar biasa sehat”, tutupnya (Iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here