Peringati Adhyaksa ke-57, Kejati Malut Ziarah Makam Pahlawan

0
125941
Kajati Malut dan Jajarannya saat melakukan ziarah makam Pahlawan Nasional Banau Ternate

KantorBerita.id, Maluku Utara – Dalam rangka peringati hari bakti adhyaksa ke-57 dan Hari ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang jatuh pada 22 Juli 2017, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut), melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional  Banau Ternate.

Ziarah makam pahlawan dipimpin langsung Kepala Kejati Malut, Deden Riky Hidayatul Firman, diawali dengan upacara dihadiri  seluruh pejabat utama Kejati Malut dan para Jaksa di Jajaran Kejari di kabupaten/kota Sabtu (22/07/2017).

Peringati hari bhakti Adhyaksa ke-57 ini dengan tema “Satu tujuan, satu sikap, satu hati untuk negeri” diawali dengan Upacara di halaman Kantor Kejati Malut kemudian dilanjutkan dengan acara tabur bunga di makam Pahlawan Nasional Banau Ternate.

Sambutan tertulis Kejaksaan Agung RI, H.M. Prasetyo yang dibacakan Kajati Malut, Deden Riki Hayatul Firman mengatakan, Kejaksaan sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan Negara di bidang penuntutan dan kewenangan lain, berdasarkan undang-undang yang tidak terpisahkan.

Deden menegaskan, membangun kesamaan tujuan, kesamaan sikap dan kesamaan hati serta pemikiran untuk lebih menegaskan jati diri yang merupakan refleksi dari asas oon en ondeelbaar, di samping juga mengandung makna untuk selalu mengingatkan kepada segenap Insan Adhyaksa, tentang arti penting keterpaduan antara pikiran, sikap dan tindakan, baik pada saat sedang mengemban amanah melaksanakan tugas. Kewenangan, tanggung jawab dan kewajiban saat berada di tengah masyarakat dalam kehidupan keseharian.

“Penegakan hukum tidak semata-mata bersifat represif dan retributif yang lebih dimaksudkan untuk memidanakan pelakunya saja, melainkan harus memberikan manfaat besar lain bagi kesejahteraan masyarakat dengan bertolak pada paradigma restoratif, korektif dan rehabilitatif,” katanya.

Untuk itu kata orang nomor satu di Kejati Malut, Kejaksaan harus memberikan pesan apa yang harus dibangun dan perlukan. Adanya kesamaan dalam menentukan tujuan, kesepakatan dalam mengambil sikap dan keteguhan hati untuk melakukan pengabdian terbaik bagi Negeri.

“Fungsi penegakan hukum insan Adhyaksa dengan sungguh-sungguh, dengan baik, dengan benar, dengan profesional dan proporsional demi meningkatkan kinerja, Kuantitas dan kualitas pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan,” tuturnya.

Di Hari Bhakti adhyaksa Ke-57 dan HUT IAD ke-17 ini, pihaknya berharap agar  kedepan Malut bisa bersih dari korupsi. Sebab, karena jika satu daerah masih ada indikasi korupsi maka secara tidak langsung rakyat pun tidak akan sejahtera.

“Semua Kajari yang ada di Kabupaten/Kota saya harapkan agar menjalakan tugasnya dengan baik dan tingkatkan kinerja dengan satu sikap, satu tujuan demi NKRI,” harapnya. (Heroe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here