Jakarta, kantorberita.id. – Pria Amerika Serikat ditangkap di dalam pesawat maskapai Jepang, All Nippon Airways (ANA). Pria ini mabuk kemudian menonjok penumpang lainnya. Kasus ini memicu penundaan penerbangan tujuan Los Angeles, AS.

Seperti dilansir AFP, Rabu (3/5/2017) petang, pria AS yang tidak disebut namanya itu diusir dari dalam pesawat Boeing 777 . Saat itu , pesawat dijadwalkan terbang dari Bandara Narita, Tokyo menuju Los Angeles, AS.

“Aku akan membunuhmu!” teriak pria yang mengenakan kemeja khas Hawaii warna merah itu. Adegan ini direkam oleh seorang penumpang lainnya yang mengunggahnya ke media sosial. Dalam waktu singkat media sosial geger dengan adegan yang tak terpuji itu.
“Saat itu pesawat sudah mengalami keterlambatan 50 menit. Saya jengkel,” tutur Corey Hour, penumpang yang merekam adegan itu. Hour menjelaskan hal ini ke media Inggris, BBC.

Pria berkemeja merah itu menonjok penumpang pria lainnya di dalam pesawat. Para penumpang lainnya menjauh dari kedua pria yang bertikai tersebut. Seorang awak ANA mendekati kedua pria yang bertikai untuk melerai mereka.

ANA-Star-Wars-crew
Tidak diketahui pasti penyebab pertikaian kedua pria itu. Namun pria berkemeja merah terlihat menepis tangan awak kabin wanita yang berusaha menahannya. Pria berkemeja merah itu terus melemparkan pukulan ke penumpang pria yang ribut dengannya.

“Awak kabin terjebak di dalam pertengkaran itu dan video berakhir saat saya menurunkan telepon genggam saya ,” ujar Hour.

Secara terpisah, kepolisian bandara menyatakan seorang pria ditangkap terkait pertikaian itu. “Tersangka, seorang warga AS, sedang mabuk dan ditangkap setelah dia melukai seorang staf ANA dalam pertikaian,” terang pihak kepolisian bandara pada AFP.

Dijelaskan juru bicara Bandara Narita, pria AS itu ditangkap karena melukai awak maskapai ANA, bukan karena bertikai di dalam kabin. Namun laporan media lokal Jepang menyebut pria AS itu juga diinterogasi soal pertikaian di dalam pesawat. Belum ada tanggapan resmi dari ANA terkait peristiwa tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here