Residivis Pencurian di Halsel Ditembak Mati

0
219946
Ilustrasi

KantorBerita.id, Maluku Utara – Drama pelarian tersangka pencurian alat-alat elektronik di Halmahera Selatan, Maluku Utara, berakhir. JP (26), residivis yang hampir sebulan dinyatakan buron oleh kepolisian Halsel, terdeteksi saat berada di salah satu rumah warga. Ia terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mengancam petugas dengan parang.

Penggerebekan terhadap JP dilakukan Kamis (25/1/2018) malam pukul 8 WIT di Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan. Berdasarkan informasi masyarakat, JP terdeteksi keberadaannya di rumah salah satu warga. Polisi pun melakukan pengintaian. “Saat diintai, pelaku tengah memegang sebilah parang, berdiri di depan rumah,” ungkap Kapolres Halsel AKBP Irfan SP Marpaung, Jumat (26/1/2018).

Tim Buser yang melakukan penggerebekan lantas melakukan upaya persuasif, meminta tersangka menyerahkan diri atas nama Undang-Undang. Namun bukannya menyerahkan diri, JP justru berlari ke arah petugas seraya mengacung-acungkan parang di tangannya. “Melihat adanya ancaman, anggota melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Tersangka bukannya berhenti atas tembakan peringatan itu, justru tetap nekat berlari ke arah anggota kemudian melayangkan parang secara membabibuta. Melihat aksi nekat tersangka, anggota menembak ke arah tangan bertujuan untuk melumpuhkan, akan tetapi mengenai bagian dada tersangka yang berakibat tersangka meninggal dunia,” jabar Kapolres.

JP merupakan bagian dari sindikat pencurian barang elektronik spesialis bangunan kosong. Dua rekannya, Halis Sidik (27) dan AVS alias Alan (17), sudah lebih dulu ditangkap. Saat ini keduanya tengah menjalani proses penyidikan. Halis sendiri merupakan oknum pegawai Kementerian Hukum dan HAM yang bertugas di Rumah Tahanan Labuha. (iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here