SAR Evakuasi Tim Medis , Lima ABK Masih di Kapal

1
144051

KantorBerita.id Maluku Utara – Tim SAR terdiri dari Basarnas Ternate dan Polair Polda Malut berhasil mengevakuasi 17 orang tim medis relawan dari Kapal Rumah Sakit Terapung yang mogok mesin lantaran dihantam gelombang tinggi disertai angin dan hujan. Namun dalam evaluasi itu lima orang ABK tidak meninggalkan kapal pada saat evakuasi.

Kapala Basarnas Ternate Mustari, didampingi Danlanal Ternate Kornel Laut (P) Rizaldi, Dir Polair Polda Malut Kombes Arief BW, dan Kasat Brimob Kombes Anang Sumpena, kepada kantorberita.id di Pelabuhan Ahmad Yani, Kamis (20/07/2017), mengatakan, kapal kesehatan dari Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate menuju Kota Ternate dengan penumpang 17 orang tim medis dan ABK kapal mengalami gangguan mesin, lantaran kapal tersebut mengalami kebocoran di Koordinat 01° 1,852′ N / 126° 47,597′ E (40 mil barat daya PulauTernate).

“Setelah kami terima laporan dari Polair Polda Malut, tim SAR terdiri dari Basarnas dan Anggota Polair menuju lokasi dengan menggunakan kapal KN SAR Pandudewanata untuk melakukan pertolongan,” katanya

Namun dalam perjalanan kata dia, mendapatkan informasi sekitar pukul 03.00 wit ada kapal barang Cina MV. Great Song kebetulan melintas diperairan tersebut melihat Kapal Rumah Sakit Apung Dr Lie Dramawan, langsung melakukan pertolongan dengan menyandar body kapal sambil menunggu pertolongan dari Tim SAR.

“Pada pukul 09.30 wit KN SAR Pandudewanata berhasil menemukan lokasi MV. Great Song dan langsung pemindahan korban ke atas Kn Sar Pandudewanata sebanyak 17 orang petugas kesehatan, sementara 5 Cruw ABK kapal namun evakuasi Cruw kapal tidak mau dievakuasi atau tidak mau meninggalkan kapal.” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah melakukan evakuasi 17 orang relawan tim medis langsung dibawah ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan kondisi selamat, sementara 5 Cruw Kapal Rumah Sakit Apung Dr Lie Dramawan masih berada di kapal. “17 orang penumpang merupakan tim Relawan sudah tiba pelabuhan Ahmad Yani Ternate dan kami sudah serahkan mereka pihak terkait,” tuturnya.

Baca Juga : Kapal Kesehatan Terapung Mogok Dihantam Badai

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Fathiyah Suma mengatakan, kapal tersebut melakukan kegiatan aksi kemanusiaan dengan membuka pelayanan secara gratis di Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate.

“Mereka itu merupakan tim Medis relawan yang berasal dari Jawa, Sulawesi dan Papua melakukan kegiatan kemanusiaan di Pulau Mayau, dan kegiatan mereka sudah berada di Ternate. Namun dalam perjalanan merek dapat musibah, Alhamdulillah mereka semua selamat.” Singkatnya.

Seraya menambahkan, dalam kegiatan kemanusiaan ini sebanyak 300 kasus kesehatan yang mereka layani selama tiga hari di Pulau Batang Dua mulai penyuluhan, pelayanan kesehatan dasar serta melakukan 50 bedah minor maupun Mayor. (Heroe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here