Soal Jiko Malamo, Adam Marsaoli Terancam Diproses

0
13055
Forpeda Kesultanan Ternate saat memasang Patok lahan di wilayah Jikomalamo.

KantorBerita.id, Maluku Utara – Lahan Jiko Malamo yang disinyalir dikuasai Adam Marsaoli, rupanya tidak berjalan mulus. Sebab, pihak Kesultanan Ternate, bersikap memproses Adam Marasaoly secara hukum adat lantaran Adam secara pribadi mengusai lahan di Jikomalo tanpa izin dari Kesultanan Ternate. Selain Adam, pihak kesultanan juga akan memproses penjual lahan tersebut.

Fanyira Sulamadaha Kesultanan Ternate M. Usd Yunus, mengatakan, pembongkaran lahan di seputaran Jiko Malamo yang dilakukan Adam Marsaoly, bertetangan dengan aturan kesultanan karena tidak memiliki ijin dari pihak kesultanan. “Kalau Adam melakukan pembongkaran lahan di Jiko Malamo maka harus ada surat izin dari pihak kesultan, karena lahan itu adalah milik Kesultanan, bukan milik warga. Nantinya orang yang menjual tanah dan Adam Marsaoly, akan diproses secara hukum adat,” katanya.

Ia menjelaskan, pada beberapa waktu lalu, saat Almarhum Suktan Mudfar Syah masih hidup meminta dua keluarhan yakni Kelurahan Sulamadah dan Takome untuk menjaga lahan itu karena lokasi tersebut juga terdapat sebuah talaga yang dinamakan talaga Nita. “Jadi lahan itu milik kesultanan ternate dan hari ini saya bersama-sama dengan beberapa petinggi kesultanan telah memasang sebuah papan nama, yang dituliskan kalau lahan tersebut adalah milik kesultanan,” ujarnya

Fayira menuturkan, warga yang menempati lahan tersebut hanya bersifat pinjam pakai bukan milik pribadi, meski warga yang telah menggunakan lahan tersebut sudah memiliki sertifikat, sehingga jika sewaktu-waktu jikalau pihak kesultanan membutuhkan lahan tersebut maka pihak kesultanan akan lakukan ganti rugi kepada warga.

“Lahan diseputaran TPA hingga jiko malamo itu milik Kesultanan, bukan milik pribadi, jika ada warga yang mempergunakan lahan itu, berarti hanya bersifat pakai, meski sudah memiliki sertifikat,” tandasnya. (dy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here