KantorBerita.id, Maluku Utara- Mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah (Persuda) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), PT Haliyora Faisayang, M Syukur Mandar, akhirnya menyandang status tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan pinjaman modal senilai Rp 1 miliar yang dilaporkan M Hasan Bay.

M Sukur Mandar, menyamdang status tersebut, setelah penyidik Dit Reskrimum Polda Malut, melakukan gelar perkara pada Jumat (03/03). “Kasus ini penyidik telah dilakukan gelar perkara menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan, dengan tersangka M Sukur Mandar,” kata Kasubdit II Ditreskrimum Polda Malut AKBP Deny Hariyanto.

Deny menjelaskan, M Suku Mandar, ditetapkan tersangka karena penyidikan mengantongi 4 alat bukti kaut berupa keterangan ahli, keterangan saksi, surat permintaan peminjaman serta petunjuk. Untuk itu, lanjut dia, dalam waktu singkat penyidik melayangkan surat panggilan keapad M Sukur Mandar, guna diperiksa sebagai tersangka.

“Sebelum periksa tersangka, kita lebih dulu panggil saksi untuk diminati keterangan tambahan. Setelah itu kita panggil tersangka dimintai keterangan,” tandasnya. Sukur Mandar, dijerat pasal 378 dan atau 372, ancaman hukuman 4 tahun penjara.(div)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here