Terkait Bandara, Kemenhub Akui Kontribusi Pemkab Halsel

2
127725
Suasana pertemuan Kementerian Perhubungan dengan Dinas Perhubungan dan Pengelola Bandara se-Indonesia Timur di Balikpapan Kalimantan Timur. (Kantorberita.id/Sahril Abdullah)

KantorBerita.id, Maluku Utara – Kabupaten Halmahera Selatan terus menggalakkan kemajuan transportasi udara. Tahun ini, pengembangan Bandara Oesman Sadik Labuha mulai digarap. Hal ini terungkap dalam pertemuan pihak Kementerian Perhubungan dengan Dinas Perhubungan dan Pengelola Bandara se-Indonesia Timur di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (19/01/2018), untuk membahas pengembangan bandara 2019-2020.

Sesuai rilis yang diterima redaksi KantorBerita.id, dalam pertemuan tersebut Pemerintah Kabupaten Halsel melalui Dinas Perhubungan menyampaikan tentang langkah pemerintah daerah mendukung program pemerintah pusat mengembangkan Bandara Oesman Sadik. Laporan tersebut disampaikan kepada Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Bintang Hidayat.

“Kami sampaikan bahwa sebagai bentuk dukungan tahun ini pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran dalam APBD induk senilai Rp 6 miliar. Anggaran tersebut dipersiapkan untuk pembebasan lahan seluas 2.500 meter,” ungkap Kepala Dishub Halsel Soadri Ingratubun dalam rilisnya.

Dengan alokasi anggaran sebesar itu, Soadri memastikan tak akan ada lagi permasalahan dalam pembebasan lahan. Persoalan sengketa lahan dengan warga yang biasanya menghantui upaya pembebasan lahan dijaminnya tak akan terjadi dalam pengembangan Bandara Oesman Sadik.

“Anggaran Rp 6 miliar dari daerah ini difokuskan untuk pembebasan lahan. Jadi tidak ada lagi masalah lahan karena anggaran tersebut cukup untuk pembebasan 2.500 meter,” tuturnya.

Tak hanya itu, dalam APBD Perubahan nanti Pemkab juga telah ancang-ancang bakal menganggarkan dana untuk pembangunan jembatan di luar lokasi bandara. “Kemungkinan ada penambahan di APBD Perubahan,” kata Soadri.

Langkah sigap Pemkab Halsel ini mendapat apresiasi pihak Kemenhub. Direktur Bandar Udara Bintang Hidayat menyatakan rasa syukurnya atas kerja sama Pemkab di bawah pimpinan Bupati Bahrain Kasuba itu.

“Terima kasih atas dukungan dalam mendorong kemajuan pembangunan Bandara Oesman Sadik Labuha. Sebab pengembangan Bandara Oesman Sadik sudah masuk dalam agenda nasional,” ucap Bintang.

Sementara Kepala Bandar Udara Oesman Sadik Labuha Invantris Jaya Alam ketika dikonfirmasi KantorBerita.id mengatakan, dukungan Pemkab dalam mendorong kemajuan pembangunan bandara sudah sangat maksimal. Ia menegaskan, hubungan Bandara Oesman Sadik Labuha dengan pihak pemerintah daerah memang tidak bisa dilepaspisahkan.

“Hasil pertemuan dengan Kementerian Perhubungan membawa angin segar karena Bandar Udara Oesman Sadik Labuha dan Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura masuk dalam program kerja Presiden Jokowi. Itu artinya bandara kita ini jadi prioritas,” tandasnya. (iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here