Tipe Rumah Sakit Hambat Tenaga Dokter Spesialis di Halsel

1
211433
Direktur Utama RSUD Labuha dr. Banani Sidik

KantorBerita.id, Maluku Utara – Memasuki usia 15 tahun, pelayanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara masih tergolong mengenaskan. Sebagai kabupaten dengan wilayah terluas dan jumlah jiwa terbanyak, perkembangan akses kesehatan di Halsel justru tak jauh berbeda dengan kabupaten-kabupaten lainnya. Salah satu masalah yang paling menyolok adalah masih kurangnya tenaga dokter spesialis di RSUD Labuha.

Saat ini, rumah sakit terbesar di Halsel itu baru memiliki dua dokter spesialis bedah, satu spesialis penyakit dalam, dua tenaga anestesi, dua spesialis anak, serta dua spesialis kandungan. RSUD Labuha pernah mengklaim masih membutuhkan tenaga dokter patologi dan radiologi. Satu yang luput adalah tidak adanya spesialis jantung. Sementara pada 2017 lalu saja, dua pasien kelainan jantung terdeteksi di Halsel. Keduanya tak bisa ditangani RSUD lantaran keterbatasan tenaga dan fasilitas.

Direktur Utama RSUD Labuha dr. Banani Sidik beralasan, keberadaan tenaga dokter spesialis disesuaikan dengan tipe rumah sakit. Saat ini, RSUD Labuha sendiri masih bertipe D.

“Tenaga spesialis itu mengikuti tipe rumah sakit. Jadi tidak bisa dipaksakan harus ada semua jenis dokter spesialis di RSUD Labuha,” ungkapnya, Senin (05/02/2018).

Banani menambahkan, ketersediaan tenaga spesialis di RSUD Labuha saat ini sudah sesuai dengan tipe rumah sakit. “Nanti kalau sudah naik tipe rumah sakitnya maka tenaga dokter spesialis juga bertambah,” katanya. (iel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here