Walikota Tidore Launching Buku Sang Nahkoda Karya Marwan Polisiri

0
215635
Walikota Tidore, Ali Ibrahim memberikan sambutan pada acara Launcing buku Sang Nahkoda

KantorBerita.id, Maluku Utara – Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim, melaunching Buku Sang Nahkoda dan Buku Kompetensi Bidan Karya Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tidore Kepulauan yang ditulis DR. Marwan Polisiri, Rabu (07/02/2018).

Launching karya DR Mawan Polisiri tersebut ditandai dengan pembubuhan tanda tangan Walikota pada buku, disaksikan Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dan DR. Marwan Polisiri. Launching di Aula Nuku kantor Walikota Tidore Kepulauan itu, dirangkaikan dengan Presentasi Hasil Survey Kajian Perkembangan Agro-Marine dihadiri Asisten, Staf Ahli Walikota dan Pimpinan SKPD.

Ali Ibrahim dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada DR. Marwan Polisiri yang telah menuntaskan dua buku dan memberi banyak manfaat kepada setiap pembaca, teristimewa kepada jajaran pemerintah kota dan masyarakat Kota Tidore Kepulauan. “Lebih Khusus lagi mampu mendorong pembangunan serta peningkatan derajat kesehatan Ibu dan Anak di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Menurutnya, buku tersebut dapat mencerminkan semua Putera Tidore tengah berjuang dengan karya-karyanya. Dengan ditulisnya buku ini berarti ada ilmu pengetahuan yang diwariskan generasi saat ini kepada generasi yang akan datang. “Melalui buku ini masyarakat luas utamanya generasi penerus di Tidore, dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari Tokoh-tokoh Tidore yang telah sukses,” harapnya.

Sementara Dr. Marwan Polisiri mengatakan, Buku Sang Nahkoda ditulis berdasarkan kegiatan-kegiatan pemerintah daerah yang telah dilaksanakan kurang lebih dua tahun masa Kepemimpinan Walikota Tidore dan sajian bagaimana Ali Ibrahim membangun langkah-langkah persuasif melalui komunikasi lintas satuan perangkat daerah, maupun komunikasi yang dibangun dalam kelompok masyarakat melalui suatu kegiatan yang dibutuhkan kehadirannya.

“Presentasi Hasil Survey Kajian Perkembangan Agro-Marine bertujuan untuk evaluasi kinerja secara birokratis yang telah dilaksanakan setiap tahunnya melalui LAKIP, namun pemerintah perlu mengkaji lagi evaluasi kinerja birokrasi yang berdampak di masyarakat. Inilah yang dimaksudkan pada kegiatan untuk melihat sejauh mana efektifitas penyelengaraan pemerintahan kurang lebih dua tahun ini dengan mengusung visi besar Agro-marine yang berdampak pada sosial ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan laporan hasil Survey Kajian Perkembangan Agro-Marine Bappelitban maka harapan untuk Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yaitu kebijakan terkait harga ikan dipasar, ketersedian jalan tani, akses pasar untuk hasil pertanian, optimalkan peran BUMD aman Mandiri di wilayah Oba, bantuan alat tangkap perikanan, bantuan modal usaha, jalan ke Oba Selatan segera dituntaskan, Pemerintah agar lebih bersih dari korupsi, fasilitas pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan dan stabilitas listrik di Oba selatan. (Oi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here