Kondisi Kembar Siam Brazil Membaik Usai Operasi Pemisahan

KANTO RBERITA
Dua anak laki-laki kembar siam Brazil berusia tiga tahun yang menjalani operasi pemisahan pulih dengan baik, kata ahli bedah saraf Gabrial Mufarrej yang menangani operasi itu. Arthur dan Bernardo Lima lahir di daerah terpencil Brazil utara tahun 2018. Keduanya berbagi sebagian otak dan pembuluh darah utama yang mengalirkan darah kembali ke jantung. Mereka menjalani sejumlah prosedur operasi di Rio de Janeiro di bawah arahan Paula Niemeyer dari State Brain Institute dan Gemini Untwined di Inggris. Setelah melakukan penelitian, persiapan dan proyeksi realitas maya selama berbulan-bulan terhadap kedua anak kembar itu dengan merujuk pada hasil pemindaian CT dan MRI, keduanya berhasil dipisahkan dengan operasi. Orang tua anak kembar itu mengaku masih belum percaya keajaiban itu bisa terwujud. Sang ibu, Adriely Lima, merasa takjub ketika pertama kali melihat putranya yang pertama, Arthur, keluar dari lift setelah menjalani operasi. Untuk pertama kalinya Arthur dan Bernardo dapat berbaring sambil berhadap-hadapan setelah operasi. Namun Mufarrej mengatakan setelah menjalani rehabilitasi selama enam bulan di rumah sakit mereka baru bisa memberikan prognosis. Arthur dan Bernardo adalah kembar siam dempet kepala tertua dengan otak menyatu yang berhasil dipisahkan. Menurut Gemini Untwined, satu dari 60.000 kelahiran adalah bayi kembar siam dan hanya lima persen di antaranya yang dempet di bagian kepala. [rd/jm]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Teten bilang Bali punya keunggulan yang tak dimiliki daerah lain

Tue Aug 9 , 2022
KANTO RBERITA Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan Bali memiliki keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain, yaitu kreativitas, keterampilan, dan ketekunan para perajin terutama dalam membuat produk kriya. “Jadi ini salah …