Hakim Jackson Selangkah Lebih Dekat Menuju Posisi Hakim Mahkamah Agung AS

KANTO RBERITA
Hakim Ketanji Brown Jackson maju selangkah lebih dekat untuk menjadi hakim di Mahkamah Agung Amerika Serikat setelah komite kunci Senat AS, pada Senin (4/4), menyetujui pencalonannya untuk pemungutan suara penuh akhir pekan ini. Jackson adalah calon yang ditunjuk Presiden AS Joe Biden untuk bertugas di pengadilan tertinggi Amerika. Ia diperkirakan akan lolos dari Senat yang dikontrol secara tipis oleh Partai Demokrat, dan menjadikannya perempuan Afrika-Amerika pertama yang menjadi hakim Mahkamah Agung di AS. Senat Demokrat memuji luasnya pengalaman Jackson menjelang pemungutan suara atas pencalonannya, dan menyebutnya sebagai salah satu calon paling memenuhi syarat dalam sejarah Mahkamah Agung. Namun, Partai Republik melontarkan kritik luas terhadap Jackson atas rekam jejak masa lalunya dalam menjatuhkan hukuman terkait pornografi anak. Senator Partai Republik Lindsey Graham, yang sebelumnya telah memilih sejumlah calon hakim yang dinominasikan oleh Biden, pada Senin (4/4) mengatakan, “Saya cenderung memilih hakim dari pihak Demokrat, tetapi pilihan Hakim Jackson ini benar-benar sesuai keinginan orang-orang paling radikal dalam gerakan Demokrat untuk mengesampingkan orang lain.” Sebagian senator Republik lainnya berpendapat Jackson tidak mendefinisikan filosofi hukumnya dengan cukup. Senator Republik Chuck Grassley, anggota senior di komite itu, pada Senin (4/4) mengatakan, “Dia (Jackson.red) dan saya memiliki pandangan mendasar yang berbeda tentang peran hakim dan peran yang harus mereka mainkan dalam sistem pemerintahan kita. Karena ketidaksepakatan itu, saya tidak dapat mendukung pencalonannya.” Senat diperkirakan akan memulai debat dan mengadakan pemungutan suara terakhir atas pencalonan Jackson sebelum memulai reses libur Paskah akhir pekan ini. [lt/ka]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Selembar KTP dan Perjuangan Penghayat Kepercayaan

Thu Apr 21 , 2022
KANTO RBERITA Meski sudah memiliki kekuatan hukum sejak 2017, pencantuman kepercayaan dalam kolom agama di Kartu Tanda Penduduk bagi penghayat kepercayaan, masih sering menemui ganjalan. Ini terjadi, terutama pada penghayat perorangan. Sulitnya mencantumkan kepercayaan dalam kolom agama di KTP bagi penghayat perorangan ini, diceritakan oleh Sri Endang Sulistyowati, Ketua Perempuan […]