Kiprah Petenis Aldila Sutjiadi di Australia Terbuka Kandas di Babak Ketiga

KANTO RBERITA
Petenis Tanah Air Aldila Sutjiadi masih harus bersabar untuk dapat melangkah lebih jauh dalam ajang Grand Slam Australia Terbuka, setelah ia dan pasangannya Miyu Kato asal Jepang harus mengakui keunggulan duo Amerika Serikat Coco Gauf dan Jessica Pegula dalam pertandingan babak ketiga pada Senin (23/1). Gauf dan Pegula, yang merupakan unggulan kedua dalam nomor ganda putri di turnamen tersebut, tampak masih terlalu kuat bagi Dila, sapaan akrab Aldila, dan Kato dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 6-4 dan 6-2 itu. Dila dan Kato sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan set pertama setelah sempat unggul 4-2. Namun, beberapa kesalahan tidak perlu yang dibuat oleh pasangan gado-gado Indonesia-Jepang tersebut membuat Gauff dan Pegula berada di atas angin dan mampu membalikkan keadaan. Di set kedua, Gauff dan Pegula semakin nyaman dengan permainan mereka dan berhasil menguasai jalannya pertandingan. Dila dan Kato sendiri tampak kesulitan untuk dapat keluar dari tekanan yang diberikan oleh pasangan Amerika Serikat tersebut. Capaiannya di Australia Terbuka tahun ini merupakan hasil terbaik yang pernah diraih Dila, yang kini bercokol di rangking 36 dunia pada nomor ganda putri, dalam ajang Grand Slam. Sebelumnya, Dila dan Kato, yang menempati unggulan ke-16 di Grand Slam Australia Terbuka kali ini, berhasil menyabet gelar di turnamen pemanasan jelang Australia Terbuka, yaitu ASB Classic di New Zealand pada awal bulan ini. Dila saat ini merupakan petenis terbaik Indonesia dengan capaian rangking dan dua gelar turnamen WTA (Women Tennis Association) yang ia miliki. Timnas tenis Indonesia saat ini masih berjuang untuk dapat kembali menorehkan namanya di kancah internasional, setelah tidur terlalu lama selepas pensiunnya Angelique Widjaja dan Yayuk Basuki. Hasil yang diraih selama karirnya masih menjadikan peraih medali emas Asian Games 1998 tersebut sebagai petenis terbaik Indonesia yang pernah ada. Di ajang Grand Slam, Yayuk pernah mencapai babak perempat final pada turnamen Wimbledon pada 1998. [rs/ah]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Disnak NTT : Sudah 233 Babi mati mendadak

Mon Jan 23 , 2023
KANTO RBERITA Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur melaporkan sebanyak 233 ekor babi di provinsi berbasis kepulauan itu mati mendadak selama periode Desember 2022 hingga Januari 2023. “Data yang kami terima sudah ada 233 ekor babi di …