Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama

KANTO RBERITA
Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts Rabu (18/5) mengatakan telah mengukuhkan satu kasus infeksi virus cacar monyet (monkeypox) pada seorang pria yang baru kembali dari Kanada. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika mengatakan laboratoriumnya mengukuhkan infeksi itu sebagai cacar monyet pada Rabu (18/5) sore. Departemen Kesehatan Massachusetts mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan CDC dan dewan kesehatan setempat yang relevan untuk melakukan pelacakan kontak. Ditambahkan bahwa "kasus itu tidak berisiko bagi masyarakat, dan individu tersebut dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi baik." Dinas Kesehatan Masyarakat Kanada pada Rabu (18/5) malam mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengetahui kasus cacar monyet itu di Eropa dan sedang memantau situasi saat ini. Dinas itu menambahkan bahwa tidak ada kasus yang dilaporkan saat ini. Cacar monyet, yang umumnya terjadi di Afrika barat dan tengah, adalah infeksi virus langka yang mirip cacar manusia, namun lebih ringan. Infeksi tersebut pertama kali dicatat di Republik Demokratik Kongo pada 1970-an. Jumlah kasus di Afrika Barat telah meningkat dalam dekade terakhir. Gejala cacar monyet meliputi demam, sakit kepala, dan ruam kulit mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. [ka/ab]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

SMI dukung "net zero emission" lewat penggunaan mobil listrik

Thu May 19 , 2022
KANTO RBERITA PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mendukung pencapaian target Net-Zero Emission (NZE) tahun 2060 melalui kegiatan operasionalnya dengan beralih ke Kendaraan Berbasis Listrik (KBL). Pengalihan ini dilakukan secara …